Posted by: rusliharahap | November 14, 2013

Belajar Menulis Artikel Di Internet

Mithologi Batak

Sebelum kedatangan agama Islam ke Nusantara sekitar abad ke-13 silam, dan masuk ke Tanah Batak dalam Perang Paderi (1825-1838), disusul agama Nasrani bersama pemerintah Hindia Belanda; masyarakat di Tanah Batak sesungguhnya telah memiliki kepercayaan kepada Yang Maha Esa, yang menjadikan segala yang ada di Alam Raya dan mengaturnya sekali, baik yang terdapat di Alam-Pamatang atau Alam-Benda bersifat kebendaan atau materi dimana beragam kehidupan menempati ruang hadir secara lahiriah, maupun di Alam-Tondi atau Alam-Ruh, dimana berbagai kehidupan bukan-Benda atau Immaterial bersemayam, sebagaimana yang diajarkan Ompu Simulajadi (Nenek Moyang suku-bangsa Batak  yang pernah ada) silam. 

Hal ini diketahui dari berbaga kisah purba dan legenda Batak disampaikan secara turun-temurun dalam perjalanan waktu panjang menelusuri generasi dan berkesinambungan menempuh zaman di berbagai kesempatan termasuk saat perhelatan Adat Batak corak siriaon (kebahagiaan) maupun siluluton (kedukaan), turian, seni budaya, kerajinan, arsitektur bangunan yang sudah menjadi perbendaharaan suku-bangsa Batak. Begitu juga Adat Batak yang telah berkembang berabad lamanya mengendalikan beragam kerajaan Batak yang berusaha untuk mensejahterakan kehidupan suku-bangsa, mulai: pemerintahan, penegakan hukum, keadilan, hubungan kekerabatan, nilai, keamanan, dan masih banyak lagi sampai saat ini. Juga kehadiran Debata yang bersemayam di Banua Ginjang dikatakan mempunyai kesaktian yang mendatangkan kesejahteraan hdup kepada yang percaya.

Tidak disangsikan lagi cara berfikir suku-bangsa Batak yang dikembangkan lewat penalaran dialektika logis memanfaatkan berbagai ungkapan bahasa, pernyataan, dan lain termasuk kekayaan metaphor, baik disampaikan cara lisan maupun tulis. Khazanah yang diawali aksara Batak kemudian Latin, masih banyak berperan dan berpengaruh dalam masyarakat Batak sampai saat ini, baik ragam budaya, dengan bahasa, aksara, hikayat, pantun, sajak, ungkapan, perumpamaan hingga nada; demikian juga sejumlah peninggalan arkeologi, bangunan, dan lain sebagainya, melahirkan apa yang dikenal dengan sistim kepercayaan dan budaya corak suku-bangsa Batak yang bermukim di Bona Bulu (Kampung Halaman) silam.

Alam Raya

Menurut pandangan Ompu Simulajadi pertama ada silam, Alam Raya terkembang mengelilingin kehidupan mahluk: tumbuhan, hewan, dan manusia, terdiri dari 3 (tiga) Banua, atau Alam, masing-masing daripadanya dinamakan: Banua-Ginjang (Alam Atas), Banua-Tonga (Alam Tengah), dan Banua-Toru (Alam Bawah), dan tidak lain dari Sekawan Tiga Alam, disingkat STA. Semua kehidupan yang terdapat di Banua-Tonga, awalnya bersemayam di Banua-Ginjang mengambil wujud Tondi (Jiwa), lalu oleh sebuah ketentuan harus pindah ke Banua-Toru.

Dalam perjalanan atau migrasi ke Banua-Toru, berbagai mahluk disebutkan perlu terlebih dahulu mampir di Banua-Tonga guna membuat persiapan. Untuk menyatakan kehadiran setiap di tempat akhir ini, masing-masing perlu menjemput benda atau materi guna menyatakan keberadaannya di tempat baru, yakni Alam Benda atau Alam Materi, dan tidak lain adalah bumi. Lalu setelah melakukan persiapan menjalanikehidupan di Banua-Tonga, masing-masing mahluk secara sendiri atau berkelompok, kemudianmelajutkan perjalanan menuju Banua-Toru. Dalam melanjutkan perjalanan ke Banua-Toru setiap mahluk perlu terlebih dahulu mengembalikan setiap benda atau materi yang dipinjam dari Banua-Tonga. Dengan demikian lahir sebentuk kepercayaan dalam suku-bangsa Batak terkemas dalam wujud kisah purba lalu berkembang menjadi mitos (myth). Dan yang akhir ini kemudian dikenal dengan   sebuah: “cara pandang suku-bangsa Batak” yang selanjutnya dinamakan: “Mithology Batak”, atau “Batakologi”.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: